Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas Hang Tuah
Pekanbaru (UHTP). Sebanyak 23
mahasiswa Program Studi Profesi Ners berhasil diterima bekerja di Rumah Sakit Awal Bros Sudirman Pekanbaru,
bahkan sebelum mereka mengikuti prosesi
wisuda.
Pencapaian luar biasa ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan,
keterampilan klinik, serta karakter profesional lulusan UHTP diakui dan
dipercaya oleh dunia kerja, khususnya di bidang pelayanan kesehatan.
Apresiasi atas capaian para mahasiswa dan dosen pembimbing yang telah
bekerja keras membentuk lulusan berkompeten dan siap kerja. Capaian ini
menunjukkan bahwa proses pendidikan di UHTP benar-benar berorientasi pada
kebutuhan dunia kerja dan menghasilkan tenaga kesehatan yang unggul dan
beretika.
Rektor Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Prof.
Dr. Syafrani, M.Si, menegaskan komitmen Universitas dalam memperkuat
kolaborasi dengan berbagai rumah sakit, perusahaan, serta institusi kesehatan.
“Melalui kemitraan yang kuat, kami ingin memastikan mahasiswa UHTP tidak hanya
cerdas secara akademik, tetapi juga siap bersaing dan berkontribusi di dunia
profesional,” ungkapnya.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan
Alumni Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Bapak Ahmad Satria Efendi, SKM, M.
Kes, menyampaikan rasa bangga sekaligus harapan agar prestasi ini menjadi
motivasi bagi mahasiswa lain. “Penerimaan 23 mahasiswa Profesi Ners sebelum
wisuda merupakan bukti konkret keberhasilan sistem pembinaan karakter dan
kompetensi mahasiswa di UHTP. Ini adalah momentum yang harus terus kita
pertahankan dan kembangkan,” jelasnya.
Dari sisi fakultas, Dekan
Fakultas Kesehatan Universitas Hang Tuah Pekanbaru, Bapak Ns.
Abdurrahman Hamid, M. Kep, Sp. Kep. Kom, menambahkan bahwa capaian ini tidak
terlepas dari sinergi antara dosen, preseptor, dan pihak rumah sakit mitra.
“Kami selalu menanamkan nilai profesionalisme, empati, dan kesiapan menghadapi
dunia kerja sejak awal masa pendidikan. Ketika mahasiswa bisa diterima kerja
bahkan sebelum wisuda, itu menunjukkan bahwa proses pembelajaran berjalan
efektif dan relevan dengan kebutuhan lapangan,” paparnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi
Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners UHTP, Ibu Ns. Siska Mayang Sari, M.
Kep, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas keberhasilan mahasiswa. “Ini
bukan hanya hasil kerja keras mahasiswa, tetapi juga komitmen kami dalam
memberikan pembelajaran berbasis kompetensi dan pengalaman nyata. Kami terus
mendorong mahasiswa untuk berani tampil, beradaptasi, dan menunjukkan kemampuan
terbaiknya di dunia pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Keberhasilan ini mencerminkan hasil dari sistem pembelajaran yang
terintegrasi antara teori dan praktik, dengan dukungan fasilitas laboratorium
keperawatan yang modern, serta program magang dan preceptorship di rumah sakit
mitra.
Lebih dari sekadar prestasi individu, capaian ini menjadi bukti konkret
bahwa UHTP mampu mencetak tenaga keperawatan
yang kompeten, berintegritas, dan siap kerja tanpa masa tunggu.
Dengan kolaborasi bersama rumah sakit, perusahaan, dan instansi
terkemuka, Universitas Hang Tuah
Pekanbaru terus membuka jalan bagi mahasiswa untuk meraih karier gemilang
bahkan sejak di bangku kuliah.
Sebagaimana slogan
inspiratif yang digaungkan civitas akademika:
“Kuliah di UHTP, kerja menanti sebelum wisuda!”
“Kuliah di UHTP, masa depan cerah di depan mata!”